Sdn Tegalsari 2 Bersama Tk Pertiwi Tegalsari Gelar Kirab Peringatan Hari Santri 2026

SDN Tegalsari 2 Bersama TK Pertiwi Tegalsari Gelar Kirab Peringatan Hari Santri 2026

SDN Tegalsari 2 Bersama TK Pertiwi Tegalsari Gelar Kirab Peringatan Hari Santri 2026

Meriahkan Hari Santri Nasional, siswa SDN Tegalsari 2 dan TK Pertiwi Tegalsari mengikuti kirab keliling desa, dilanjutkan makan bersama dan mewarnai kaligrafi.

Pada Kamis, 22 Oktober 2026, siswa-siswi SD Negeri Tegalsari 2 bersama TK Pertiwi Tegalsari melaksanakan kirab dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana meriah melalui pawai keliling Desa Tegalsari, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dan kegiatan mewarnai kaligrafi. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kebersamaan sejak usia dini.

Kirab Hari Santri Menyusuri Desa Tegalsari

Kegiatan kirab menjadi salah satu cara untuk memperingati Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Dalam kegiatan ini, siswa-siswi SDN Tegalsari 2 dan TK Pertiwi Tegalsari mengikuti pawai dengan menyusuri sejumlah jalan di lingkungan desa.

Rute kirab dimulai dari Tegalsari, dilanjutkan menuju Bolong Wetan, kemudian kembali ke Tegalsari dan berakhir di masjid. Sepanjang perjalanan, para peserta mengikuti kegiatan bersama-sama dengan pendampingan dari pihak sekolah dan guru.

Keterlibatan siswa dari jenjang sekolah dasar dan taman kanak-kanak menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarlembaga pendidikan di lingkungan Desa Tegalsari. Selain memberikan pengalaman belajar di luar kelas, kirab juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan tempat tinggal mereka secara lebih dekat.

Makan Bersama, Menumbuhkan Kebersamaan

Setelah menyelesaikan kirab, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Momen ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk beristirahat sekaligus menikmati kebersamaan dengan teman-teman dan peserta dari sekolah lain.

Makan bersama bukan sekadar kegiatan untuk mengisi tenaga setelah berjalan kaki. Dalam suasana yang santai, anak-anak juga dapat belajar tentang pentingnya berbagi, menjaga kebersihan, menghargai orang lain, dan membangun hubungan yang baik dengan sesama.

Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter yang perlu ditanamkan melalui pengalaman sehari-hari. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan bersama, siswa diharapkan semakin terbiasa menerapkan sikap peduli, tertib, dan saling menghormati.

Mewarnai Kaligrafi sebagai Kegiatan Edukatif

Rangkaian peringatan Hari Santri dilanjutkan dengan kegiatan mewarnai kaligrafi. Melalui aktivitas ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal seni tulisan Arab yang memiliki nilai dalam tradisi Islam.

Kegiatan mewarnai kaligrafi juga dapat membantu melatih ketelitian, kesabaran, konsentrasi, dan koordinasi motorik halus anak. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, siswa dapat mengenal unsur seni dan keagamaan melalui aktivitas yang sesuai dengan usia mereka.

Perpaduan antara kirab, makan bersama, dan mewarnai kaligrafi membuat peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga pengalaman belajar yang melibatkan aspek sosial, kreativitas, dan pengenalan nilai-nilai keagamaan.

Menanamkan Nilai Hari Santri Sejak Dini

Peringatan Hari Santri menjadi pengingat akan pentingnya meneladani nilai-nilai positif, seperti disiplin, kesederhanaan, semangat belajar, kebersamaan, dan sikap saling menghargai. Nilai-nilai tersebut dapat ditanamkan kepada anak-anak melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan mereka.

Melalui kirab Hari Santri 2026, SDN Tegalsari 2 bersama TK Pertiwi Tegalsari berupaya menghadirkan kegiatan yang edukatif dan menyenangkan bagi para siswa. Diharapkan, pengalaman ini dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta meningkatkan kecintaan anak-anak terhadap nilai-nilai keagamaan dan budaya masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, peringatan Hari Santri di lingkungan Desa Tegalsari menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara sekolah, peserta didik, dan masyarakat sekaligus menanamkan karakter positif sejak usia dini.

Tuliskan Komentar Anda